![]() |
| TKP dugaan terjadinya pencurian |
SELAPARANGNEWS.COM - Kepolisian Resor Lombok Timur mengevakuasi seorang terduga pelaku pencurian dari amukan warga di Dusun Sordang, Desa Mekarsari, Kecamatan Suela, Kabupaten Lombok Timur, Minggu (25/1/2026). Evakuasi dilakukan untuk mengantisipasi tindakan anarkis masyarakat terhadap terduga pelaku.
Kasi Humas Polres Lombok Timur AKP. Nikolas Osman mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.30 WITA. Terduga pelaku diketahui bernama Asmoni (35), wiraswasta, warga Desa Sembalun Bumbung, Kecamatan Sembalun.
“Terduga pelaku diamankan setelah tertangkap warga usai diduga melakukan pencurian di rumah korban di Dusun Sordang. Saat itu situasi sempat memanas karena masyarakat berusaha menghakimi pelaku,” ujar AKP Nikolas Osman.
Korban dalam peristiwa tersebut adalah Espianti (25), seorang petani asal Dusun Sordang, Desa Mekarsari. Sementara saksi yang pertama kali membantu korban mengejar pelaku diketahui bernama Diki (20), petani setempat.
AKP Nikolas menjelaskan, kejadian bermula saat korban pulang dari rumah neneknya sekitar pukul 10.00 WITA dan mendapati jendela depan rumah dalam keadaan terbuka serta melihat sandal asing di teras rumah. Ketika masuk ke dalam rumah, korban melihat terduga pelaku melarikan diri melalui pintu belakang.
“Korban kemudian berteriak maling. Warga yang mendengar langsung mengejar dan berhasil menangkap terduga pelaku di area persawahan sekitar 500 meter dari lokasi kejadian,” jelasnya.
Warga selanjutnya membawa terduga pelaku ke rumah korban dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Suela. Mendapat laporan itu, Kapolsek Suela bersama sejumlah personel Polsek dan Polres Lombok Timur langsung menuju lokasi kejadian.
Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), polisi mendapati massa cukup banyak dan situasi mulai tidak kondusif. Petugas kemudian memberikan imbauan agar warga tidak melakukan tindakan anarkis, sembari meminta bantuan personel Buser dan Dalmas untuk proses evakuasi.
“Sekitar pukul 13.00 WITA, personel Buser dan Dalmas tiba di lokasi dan langsung melakukan evakuasi terhadap terduga pelaku. Meski sempat mendapat penolakan dari warga, pelaku akhirnya berhasil diamankan,” ungkap AKP Nikolas.
Dari keterangan korban, diketahui uang tunai sebesar Rp6 juta yang disimpan di dalam lemari kamar korban dilaporkan hilang. Selain itu, polisi juga menemukan jendela depan rumah korban dalam kondisi rusak dengan bekas congkelan.
AKP Nikolas menambahkan, sepeda motor milik terduga pelaku sempat dibakar warga karena emosi atas perbuatan pelaku. Namun, secara umum situasi berhasil dikendalikan.
“Saat ini situasi di lokasi sudah aman dan kondusif. Terduga pelaku telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” pungkasnya. (SN)
