![]() |
| Penarikan Mahasiswa KKN Membangun Desa Universitas Hamzanwadi di Desa Tete Batu Selatan, Kecamatan Sikur, Lombok Timur |
SELAPARANGNEWS.COM – Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Membangun Desa Universitas Hamzanwadi di Desa Tetebatu Selatan, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur, resmi berakhir. Meski masa pengabdian mahasiswa telah usai, sejumlah program yang berfokus pada penguatan pendidikan, digitalisasi pelayanan desa, hingga pengembangan potensi wisata diharapkan menjadi warisan yang dapat terus dilanjutkan oleh pemerintah desa dan masyarakat.
Universitas Hamzanwadi secara resmi menarik mahasiswa KKN Membangun Desa Kelompok 15 dalam acara yang digelar di Kantor Desa Tetebatu Selatan, Senin (06/07/2026). Penarikan tersebut menandai berakhirnya masa pengabdian mahasiswa Fakultas Bahasa, Seni, dan Humaniora (FBSH) yang telah berlangsung sejak 4 Mei hingga 6 Juli 2026.
Selama kurang lebih dua bulan, mahasiswa melaksanakan berbagai program pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan, penguatan tata kelola pemerintahan desa, pelestarian lingkungan, serta pengembangan pariwisata berbasis masyarakat.
Ketua Kelompok KKN Desa Tetebatu Selatan, M. Dani, menyampaikan seluruh program kerja yang telah dirancang berhasil direalisasikan melalui kolaborasi bersama pemerintah desa dan masyarakat.
Program tersebut meliputi English Course, Lapak Baca, optimalisasi Sistem Informasi Desa (SID), eksplorasi potensi desa, peringatan 1 Muharam 1448 Hijriah, kegiatan Jumat Bersih, hingga pemetaan wilayah Desa Tetebatu Selatan.
Menurutnya, program-program tersebut diharapkan mampu menjadi fondasi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat pelayanan administrasi desa melalui digitalisasi, mendukung promosi potensi wisata, sekaligus memperkuat pembangunan desa berbasis data.
Mewakili Pemerintah Desa Tetebatu Selatan, Muzammil mengapresiasi kontribusi mahasiswa KKN yang dinilai mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat selama menjalankan pengabdian.
"Pemerintah Desa Tetebatu Selatan mengucapkan terima kasih kepada seluruh mahasiswa KKN Universitas Hamzanwadi," ucapnya.
Ia berharap, program-program yang telah dilaksanakan dapat terus berlanjut dan menjadi perhatian pada pelaksanaan KKN berikutnya. Program kursus Bahasa Inggris sangat bermanfaat bagi masyarakat Tetebatu Selatan sebagai desa wisata.
"Begitu juga program Sistem Informasi Desa (SID) yang sangat membantu pemerintah desa. Keaktifan mahasiswa dalam berbagai kegiatan sosial juga mendapat apresiasi dari masyarakat," tambahnya.
Sementara itu, Dosen Pendamping Lapangan (DPL), Qori' Bayyinaturrosyi, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Tetebatu Selatan beserta seluruh masyarakat yang telah menerima dan mendukung pelaksanaan KKN Universitas Hamzanwadi.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa dan seluruh masyarakat Tetebatu Selatan yang telah menerima serta memfasilitasi keluarga besar Universitas Hamzanwadi selama pelaksanaan KKN," ucapnya.
Sinergi yang terjalin selama dua bulan ini, lanjut Qori, menjadi modal penting dalam membangun kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat.
KKN Membangun Desa tahun ini, jelasnya, mengusung tiga agenda prioritas yang selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs), yakni pendidikan berkualitas, penanganan perubahan iklim, dan penguatan kemitraan.
Menurutnya, seluruh program mahasiswa dirancang berdasarkan kebutuhan masyarakat lokal, terutama pada aspek literasi, pelestarian budaya, serta pengembangan sektor pariwisata berkelanjutan.
"Program kerja yang dirancang mahasiswa Fakultas Bahasa, Seni, dan Humaniora diintegrasikan dengan kebutuhan lokal. Kami berharap program-program yang telah dirintis dapat terus dilanjutkan oleh pemerintah desa maupun mahasiswa KKN pada periode berikutnya," jelasnya.
Selain melaksanakan program utama, mahasiswa KKN juga aktif mengikuti berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan, mulai dari gotong royong, kegiatan keagamaan, hingga pendampingan masyarakat. Kehadiran mereka dinilai turut memperkuat hubungan kemitraan antara Universitas Hamzanwadi dan masyarakat Desa Tetebatu Selatan.
Pemerintah Desa Tetebatu Selatan berharap berakhirnya KKN Membangun Desa 2026 bukan menjadi akhir dari kolaborasi dengan Universitas Hamzanwadi. Sebaliknya, kerja sama di bidang pengabdian, penelitian, dan pemberdayaan masyarakat diharapkan terus berlanjut guna mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan sekaligus memperkuat posisi Tetebatu Selatan sebagai salah satu desa wisata unggulan di Kabupaten Lombok Timur.
Judul tersebut sudah selaras dengan isi berita karena menonjolkan "warisan" berupa program pendidikan (English Course dan Lapak Baca) serta digitalisasi desa (Sistem Informasi Desa/SID), sehingga lebih menarik sebagai berita media online. (SN)
